Samarinda — Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar bertema “Pengembangan Kemasan Pangan: Keamanan, Mutu, dan Keberlanjutan” pada 6 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Arif Susena, S.T, seorang Chemical Engineer sekaligus mantan praktisi industri pangan, sebagai narasumber. Acara berlangsung secara daring, sementara mahasiswa mengikuti kegiatan secara luring di Gedung Prof. Rachmad Hernadi, Fakultas Pertanian Unmul.
Dalam pemaparannya, Arif Susena menjelaskan pentingnya pengembangan kemasan primer yang mampu menjaga keamanan dan mutu produk pangan sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Ia menekankan bahwa industri pangan saat ini dituntut menghasilkan kemasan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga ramah lingkungan dan efisien dalam melindungi produk hingga ke tangan konsumen.

Selain itu, narasumber juga membahas praktik penentuan umur simpan (shelf life determination) sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas dan kesegaran produk pangan. Materi ini mencakup metode penilaian umur simpan, faktor-faktor yang memengaruhi stabilitas produk, serta hubungan erat antara kemasan dan ketahanan pangan. Topik ini dinilai sangat relevan bagi mahasiswa yang mempelajari teknologi pengawetan dan pengemasan hasil pertanian.
Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Marwati, S.TP., M.P. selaku moderator yang memastikan jalannya diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang membahas tantangan pengembangan kemasan berkelanjutan dan penerapannya di industri. Jurusan THP berharap kegiatan Praktisi Mengajar seperti ini dapat terus memperkaya wawasan mahasiswa dan memperkuat keterkaitan antara teori perkuliahan dengan praktik industri.

